Kakalight.org. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Insomnia dan menyiasatinya.

Kemampuan manusia untuk menghindari stres yang terbaik adalah dengan tidur. Pada masa istirahat, saat kita tidur, terjadi proses perbaikan dalam hal kebugaran tubuh. Setelah terbangun, badan terasa segar.

Namun, masalah tidur dan perolehan kebugaran karena cukup tidur ternyata bukan hal yang sederhana. Sementara itu, insomnia adalah gejala yang bertentangan dengan hal tidur. 


Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif.Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.
Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.Yang perlu diwaspadai oleh para penderita insomnia adalah fakta yang menunjukan bahwa kualitas tidur yang buruk juga dapat mengacaukan gula darah dalam tubuh.Itu artinya ,bagi para penderita diabetes insomnia merupakan masalah yang harus dicari jalan keluarnya.

Penderita insomnia mendapat kesulitan untuk tidur nyenyak. Ia akan tidur sekejap untuk kemudian mudah terbangun lagi, sering terbangun oleh mimpi buruk sehingga saat terbangun di pagi hari badan terasa lelah, tidak bergairah, dan diliputi keengganan untuk memulai bekerja.

Memang banyak orang yang merasa sulit tidur jika baru satu malam berada di tempat yang asing atau terpaksa menggunakan peralatan tidur yang berbeda. Sulit tidur seperti itu tidak dapat dikatakan sebagai insomnia. Insomnia adalah gejala sulit tidur yang bersifat kronis.

Kecemasan

Insomnia sering tidak dapat diatasi hanya dengan sekadar obat tidur karena kaitan insomnia dengan kondisi kecemasan psikologis sangat kuat. Bahkan, insomnia itu sendiri justru merupakan gejala yang bisa muncul oleh bermacam konflik emosional yang diderita seseorang. Jadi, gejala insomnia bukanlah gejala tunggal, kecuali pada gangguan tidur yang disebabkan oleh luka organik pada sistem saraf pusat atau perkembangan penyakit saraf sistemis, tetapi juga merupakan indikasi dari kondisi neurotik.

Karena itu, untuk kasus insomnia, para dokter hendaknya bekerja secara tim dengan psikolog klinis agar proses percepatan upaya penyembuhan penderita insomnia dapat dilakukan dengan hasil yang lebih optimal. Seba, siapa tahu sumber utama keluhan insomnia justru terletak pada aspek kepribadian penderita itu sendiri.

Upaya menyiasati insomnia

Dari penjelasan di atas, kita memahami bahwa tidak adanya rasa tenang dan aman secara psikologis menyebabkan ketegangan emosi berlanjut yang bisa menjadi salah satu penyebab seseorang menderita insomnia. Namun, terkadang upaya sederhana yang terurai di bawah ini dapat membantu meringankan gejala insomnia bahkan dapat menyembuhkan insomnia.

1. Cobalah membuat diri rileks satu jam menjelang tidur dengan mendengarkan musik yang lembut atau membaca cerita ringan yang tidak merangsang gejolak emosi.

2. Hindarilah aktivitas fisik yang melelahkan sebelum tidur. Rencanakan kegiatan menyikat gigi, aktivitas di toilet, dan membersihkan tubuh satu jam sebelum tidur.

3. Jika terasa sulit tidur, lebih baik berbaring diam melepas lelah daripada gelisah dan membalik-balikkan badan di tempat tidur karena tidur tidak akan datang. Tidur merupakan aktivitas yang datang dengan sendirinya secara rileks dan lembut, bukan hasil perjuangan yang keras. Jadi, semakin tubuh bergerak gelisah semakin jauh kemungkinan kita bisa tertidur dengan nyenyak.

4. Setiap masa tidur selalu akan ditandai oleh gerakan tubuh setelah jeda waktu tertentu. Waktu tidur yang tenang tanpa gerakan terjadi hanya sekitar 12 menit, untuk kemudian gerakan tubuh tertentu saat tidur membuat seseorang terbangun tiba-tiba. Namun, terbangun beberapa kali oleh gerakan tubuh bukan berarti telah terjadi gangguan tidur. Jadi, jangan terlampau cepat mengambil kesimpulan bahwa kita susah tidur.

5. Dengan cepat mengambil kesimpulan bahwa kita sulit tidur, tanpa disadari kita mengantisipasi diri untuk mendapatkan gangguan tidur saat waktu tidur tiba.

6. Melepaskan diri dari gangguan tidur dapat kita peroleh dengan berupaya menerima hal itu dengan jiwa besar, tanpa perlawanan keras dengan mengatakan kepada diri, misalnya, saya harus bisa tidur malam ini, atau mengucapkan kalimat seperti: ”Wah, hari sudah gelap, saya takut tidak bisa tidur lagi malam ini.” 

Berbagai ungkapan yang mengantisipasi diri untuk tidak bisa tidur akan justru membuat kita sulit tidur. Semakin dilawan atau semakin ditakuti, ketegangan emosi oleh perlawanan dan ketakutan tersebut membuat justru kita benar-benar sulit tidur.

7. Jika kita menyadari bahwa ada masalah yang belum terselesaikan, hendaknya kita cari bantuan profesional untuk mendapat solusi yang tepat. Yakinkan diri kita bahwa melalui ketekunan akan dapat menyelesaikan masalah yang selama ini mengakibatkan ketegangan emosi yang berperan dalam insomnia yang diderita. 

8. Penuhi kebutuhan tidur
menurut para ahli, kebutuhan tidur terbaik adalah 8 jam sehari. Namun sebenranya kebutuhan tidur setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang cukup 6 jam sehari bahkan ada juga yang hanya 4 jam saja. untuk itu siasat nya yaitu lakukan pendataan terhadap diri sendiri. catat di agenda anda sendiri setiap hari jam berapa anda tidur, kemudian catat juga jam berapa anda bangun, kemudian rasakan apa yg anda rasakan saat anda bangun. catatan itu berguna untuk mendata berapa jam waktu anda untuk tidur terbaik anda.
Usahakan untuk mulai tertidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya, termasuk di akhir pekan. Jika Anda terbiasa tidur pada jam tertentu, kebiasaan yang sama juga akan muncul malam berikutnya. Selain itu batasi waktu di tempat tidur. Terlalu lama berada di tempat tidur membuat tidur yang tidak sehat.
  
9. Jangan biasakan tidur saat lapar
membiarkan perut anda kosong saat tidur, akan membuat kenyamanan anda saat tidur menjadi terganggu, pasalnya perut yang kosong akan membangunkan anda saat anda sedang lelap tertidur. snack yang di makan 1 jam menjelang tidur akan sangat membantu. pilihlah makan ringan yang mudah di cerna dan kaya karbohidrat dan hindari makanan yang berlemak tinggi. bila tidak suka mengemil snack bisa di ganti dengan segelas susu hangat.

10. Hindari nikotin, alkohol dan kafein
Rokok, seperti halnya alkohol dan kafein akan mengganggu kualitas tidur Anda. Teh, soda, cokelat termasuk dalam daftar makanan yang mengandung kafein. Selain itu, beberapa jenis obat juga mengandung zat yang membuat sistem tubuh lebih aktif, sehingga Anda akan sulit tertidur.

11. Perhatikan makanan
Perbanyaklah mengonsumsi makanan produk hewani, seperti susu, keju, daging, atau ikan. Makanan tersebut mengandung tryptophan, yaitu jenis asam lemak yang menghasilkan serotonin dan mengendurkan syaraf pada pusat otak.

12. Nyaman nomor satu
Untuk urusan tidur, kenyamanan merupakan yang utama. Pastikan ranjang yang Anda pakai masih memiliki per yang bagus, kebersihan sprei dan bantal terjaga. Musik yang lembut sebagai pengantar tidur juga bisa membantu Anda mengantar ke alam tidur. Kurangi suara yang menggangu tidur, misalnya kipas angin, pintu atau suara yang mengganggu lainnya. Kurangi minum sebelum tidur, sehingga tidak terbangun untuk buang air kecil.

13. Matikan lampu
Jangan lupa untuk memadamkan lampu. Sinar lampu akan membuat otak menerima pesan sebagai tanda untuk tetap terjaga. Selain itu, singkirkan jam dari penglihatan Anda. Menghindari jam diketahui efektif membantu orang tertidur hingga 90%. Saat Anda terbangun dan melihat jam, maka tubuh Anda mengalami transisi dari tidur menjadi bangun, akibatnya Anda akan kesulitan untuk tertidur kembali.

14. Minum Teh Herb
Jika Anda tidak suka susu atau menghindari produk-coba susu secangkir camomile hangat, catnip, adas manis atau teh adas. Semua mengandung bahan-bahan alami yang akan membantu Anda tidur. Toko kesehatan yang paling makanan juga akan memiliki campuran khusus dari teh herbal yang dirancang untuk menenangkan Anda dan membantu Anda mendapatkan tidur
.

15. Dengarkan Musik atau Audio lain
Mainkan musik lembut menenangkan yang akan menina bobokan Anda tidur. Ada banyak CD dirancang untuk tujuan itu. Beberapa secara khusus terdiri musik, yang lain hanya memiliki suara gelombang berirama melanggar, atau pola stabil sementara. Beberapa akan menuntun Anda untuk tidur dengan kombinasi musik, suara dan suara menenangkan lainnya.

16. Tidur di Kamar Yang Berventilasi
Udara segar (kita tahu - sulit di musim dingin) dan suhu kamar antara 60-65 F  akan memberikan kondisi tidur terbaik.Setiap hangat dan Anda akan melemparkan dan berpaling dari ketidaknyamanan karena terlalu hangat. Jauhkan termostat ke bawah dan melakukan yang suhu-penyesuaian di dalam tempat tidur - dengan selimut lebih atau kurang. terutama untuk pengguna AC (Air Conditioner).

17. Hindari Tidur siang
Tentu, mereka menyenangkan untuk dilakukan pada siang hari, dan jika Anda tidak bisa tidur di malam hari, Anda syukuri setiap kesempatan untuk tidur. Tetapi jika Anda benar-benar mengalami kesulitan tidur di malam hari - dan Anda bukan warga senior yang tidur untuk jangka waktu kecil, hilangkan waktu tidur siang anda. Anda akan lebih lelah menjelang tidur dan lebih mampu untuk tertidur.


Solusi yang kita peroleh akan menurunkan ketegangan emosi secara bertahap dan insomnia pun secara bertahap akan dapat teratasi. sekian tips yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat.

0 comments:

Posting Komentar

ShareThis

\